Kepala Eksekutif Hongkong SAR CY Leung telah memperingatkan para pengunjuk rasa pro-demokrasi untuk tidak menguji kesabaran Beijing, bersamaan dengan harapan Leung tercapaianya  sebuah kompromi untuk mengakhiri demonstrasi  pembangkangan sipil yang telah berlangsung lebih dari tiga pekan.

Dalam wawancara pertamanya dengan media internasional sejak awal protes, CY Leung mengatakan Hong Kong “beruntung” bahwa Beijing belum merasa perlu untuk campur tangan dalam ketegangan atas persoalan reformasi pemilu langsung Kepala Eksekutif Hongkong SAR.

“Ada garis tipis antara apa yang kita lakukan di Honghong dan para pemimpin Beijing berpikir atau mungkin berpikir harus mereka lakukan. Sejauh ini, Beijing telah membiarkan pemerintah Hongkong menghadapi situasi tersebut, “kata Mr Leung kepada Financial Times, New York Times dan Wall Street Journal dalam wawancara bersama pada hari Senin (20/10)

“Jika itu sepenuhnya merupakan permainan angka – representasi numerik – maka jelas Anda akan berbicara dengan setengah orang-orang di Hongkong [yang] berpenghasilan kurang dari 1.800 dollar AS per bulan,” katanya mengacu pada ukuran upah per kapita yang berlaku di Hongkong. “Anda akan berakhir dengan semacam politik dan kebijakan.”

Selengkapnya: http://www.ft.com/intl/cms/s/0/3f6f1c74-584b-11e4-a31b-00144feab7de.html#axzz3GjfZqgX5